Ingin Cetak Buku atau Novel Beberapa Eksemplar Saja


Pada suatu siang, salah seorang teman dating kepada kami. Dia membawa sebuah naskah novel yang menurutnya sudah siap terbit. Dia ingin menerbitkan buku atau novelnya itu sendiri, tentu saja menggunakan jasa kami. Akan tetapi, sebelum cetak missal, dia ingin melakukan cetak beberapa saja untuk digunakan sebagai contoh atau dummy, dan akan diberikan kepada beberapa tokoh sebagai permohonan endorsmen.

Tanpa basa-basi, kami langsung menyanggupinya. Setelah itu, naskah novel teman kami itu diberikan kepada tim kami: Titah Surga. Ternyata, file yang dianggap sebagai siap cetak itu baru dilayout dengan Microsoft Word, sehingga masih kurang sempurna. Akhirnya, kami memutuskan untuk melakukan layout ulang atas izin teman pemilik naskah tersebut. Karena berbentuk novel, maka pengerjaan layout tidak terlalu sulit dan hanya memakan waktu sebentar, kecuali jika dibutuhkan proofreading atau bahkan editing.

Setelah pengerjaan layout selesai, kami pun menyiapkan file PDF yang sudah kami booklet untuk dicetak sesuai dengan kebutuhan, yaitu sepuluh eksemplar saja, sebagaimana pesanan teman kami. Selain file isi, kami pun menyiapkan file cover berbentuk Corel Draw yang sudah disesuaikan ketebalan punggung dan ukuran besarnya buku. Tidak lupa, kami melakukan convert terhadap berbagai font yang kami gunakan untuk menghindari terjadinya missing font. Hal terakhir ini mungkin terasa tidak begitu penting, tetapi jika Anda melakukan cetak di tempat lain yang jauh dari kantor atau rumah, tentu bisa membuat sedikit kecewa, sebab tidak semua jasa cetak memiliki font yang kita gunakan dalam desain. Oleh karena itu, lakukanlah secara cermat pekerjaan mengonvert font tersebut sebelum kekesalan menimpa, hehe.

Setelah isi dan cover buku sudah kami cetak, saatnya melakukan pemotongan sesuai dengan kebutuhan ukuran buku, sebab tidak semua buku memiliki ukuran pas dengan area cetak kertas. Kitalah yang menentukan ukuran tersebut. Setelah dilakukan pemotongan yang proporsional, kemudian dilakukan penyusunan, dan jika perlu pelipatan sesuai dengan kebutuhan. Oh iya, jangan lupa, setelah cover dicetak, sebaiknya dilakukan laminasi, supaya tidak mudah rusak, terutama saat dijilid (bending lem panas). Jika pekerjaan di depan sudah selesai, saatnya melakukan penjilidan dengan lem panas atau biasa disebut dengan bending, dan terakhir dilakukan wrapping atau melapisi setiap eksemplar buku dengan platik tipis untuk keamaan sementara.

Setelah semuanya beres, baru kami menghubungi teman yang memesan sepuluh eksemplar itu. Beberapa jam kemudian, dia pun dating ke tempat kami untuk mengambil pesanannya. Dia menyatakan kepuasannya dan siap melanjutkan cetak masal sekitar seminggu ke depan. Kami pun menyanggupinya, sambil menunggu endorsmen yang akan didapat dari beberapa tokoh.

Itulah cerita kecil kami, semoga mampu memberikan gambaran tentang proses cetak buku di tempat kami. Terima kasih.
logoblog
Previous
« Prev Post