Tadzkiratul Auliya’



Buku ini ditulis Fariduddin Attar dalam bahasa Persia, meskipun judulnya ditulis dalam bahasa Arab. Selain berarti kenangan, kata tadzkirah dalam bahasa Arab juga berarti pelajaran. Sehingga Tadzkiratul Auliya’ berarti pelajaran yang diberikan oleh para wali atau guru sufi.

Alasan Attar mengapa ia menulis buku yang berisi cerita kehidupan para wali (sufi) karena Al-Quran pun mengajar dengan cerita-cerita, sehingga ia mengikuti contoh Al-Quran dengan menamakan kitabnya Tadzkiratul Auliya’. Sebab lain mengapa cerita para wali itu dikumpulkan Attar adalah karena ia ingin mendapat keberkahan dari mereka. Dengan menghadirkan para wali (sufi), kita memberkahi diri dan tempat sekeliling kita.

Buku ini mengisahkan sebuah babak kehidupan dari masing-masing wali (sufi) berikut: Hasan dari Bashrah, Malik bin Dinar, Habib al-Ajami, Rabi’ah al-Adawiyah, al-Fuzail bin Iyaz, Ibrahim bin Adham, Bisyr bin Harits, Dzun Nun al-Mishri, Abu Yazid al-Busthami, Abdullah bin Mubarak, Sufyan al-Tsauri, Syaqiq al-Balkh, Daud al-Tha’i, Al-Muhasibi, Ahmad bin Harb, Hatim al-Ashamm, Sahl bin Abdullah al-Tustari, Ma’ruf al-Karkhi, Sari al-Saqathi, Ahmad bin Khazruya, Yahya bin Muadz, Syah bin Syuja’, Yusuf bin al-Husain, Abu Hafshin al-Haddad, Abul Qasim al-Junaid, Amr bin Utsman, Abu Said al-Kharraz, Abul Husain al-Nuri, Abu Utsman al-Hiri, Ibnu Atha’, Sumnun, Al-Tirmidzi, Khair al-Nassaj, Abu Bakar al-Kattani, Ibnu Khafif, Al-Khallaj, Ibrahim al-Khauwah, Al-Syibli.
Rp 65.000,-

Order Buku Ini, WA: 081227809910

Judul: Tadzkiratul Auliya’
Penulis: Fariduddin Attar
Penerbit: Titah Surga, 2015
Tebal: 372 halaman
logoblog
Previous
« Prev Post