Kitab al-Tawasin


Al-Hallaj terus menyimpan rindu-dendam dan berhari-hari mabuk kasmaran. Sang Kekasih datang berkunjung, lalu menyeruak, merasuk ke dalam dan menempati hatinya. Orang menyebut proses merasuk dari atas ke bawah sebagai Hulul. Sejak itu hari-harinya disibukkan dengan pertemuan-pertemuan manis, mesra dan menghanyutkan dengan Tuhan di ruang yang tak bertempat.

Ketika Sang Kekasih pergi, Al-Hallaj menulis berbaris-baris puisi Kerinduan (‘Isyq) yang mencengkeram amat kuat dalam dirinya dan dalam ekstase-ekstase yang tak berkesudahan. Dia senandungkan puisi-puisi Rindu Kekasih itu di jalan-jalan, di warung-warung, di masjid-masjid dan di kerumunan-kerumunan. Hari-hari sebelumnya Al-Hallaj merasa Tuhan berkunjung ke rumahnya dan menempati seluruh ruang eksistensinya. Dan kini dia ingin menyambutnya dengan riang lalu menjemput-Nya di Langit di manapun Dia Berada. Al-Hallaj ingin selalu bersama-Nya, menyatu dalam “Tubuh-Nya”. Sufi menyebut proses merasuk dan menubuh dari bawah ke atas sebagai Ittihad. Dalam puncak ekstase yang melayang-layang dia berteriak keras: “Ana al Haqq” (Akulah Kebenaran). Kata-kata ini mengguncang dan menggetarkan jagat raya manusia. Para sufi sahabatnya, terpana dan shock berat. “Oh, Hallaj, seharusnya kau tak sebarkan rahasia Tuhan itu kepada orang-orang. Biarlah kata-kata itu menjadi milik hati kita,” sesal mereka.

Thawasin adalah plural dari Thasin yang merupakan dua huruf pertama (Tha dan Sin) surat An-Naml ayat 27. Karya utama Al-Hallaj ini berisi kumpulan narasi pemikiran dan keyakinan-keyakinannya yang ditulis dalam bentangan waktu hidupnya yang berbeda. Isi kitab ini ditulis dalam bentuk prosa Arab dan dibagi menjadi 11 bagian yang disandarkan pada pengalaman personal dan dikemas dalam bentuk yang halus dan penuh semangat dialektika. Thawasin merupakan kitab Al-Hallaj yang paling lengkap dalam menggambarkan paham tasawufnya.

Rp 32.000,-

Order Buku Ini, WA: 081227809910

Judul: Kitab al-Tawasin
Penulis: Mansur Al-Hallaj
Penerbit: Tiath Surga
Tebal: viii + 74 hlm



logoblog
Previous
« Prev Post